TBIG Raih Penghargaan Best Managed Company 2013 dari Finance Asia

TBIG Raih Penghargaan Best Managed Company 2013 dari Finance Asia

Diposting pada 15th July 2013

PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk (TBIG) kembali menambah penghargaan di daftar prestasinya tahun ini, kali ini TBIG mendapatkan penghargaan dari majalah Finance Asia untuk kategori Best Managed Company 2013. Penghargaan ini di serahkan oleh Managing director Head of Indonesia Coverage Investment Banking Department Credit Suisse, Robby Winarta dan di terima oleh Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi pada 4 Juli 2013 di Hotel Grand Hyatt Jakarta.

Herman Setya Budi mengatakan dalam pidato singkatnya “Merupakan suatu kebanggaan bagi TBIG menerima penghargaan dari Finance Asia sebagai salah satu Best Managed Company 2013. Kami akan terus berupaya meningkatkan performa dan prestasi perusahaan baik di industri dan peran serta memajukan perekonomian Indonesia.”

Bersanding dengan perusahaan multinasional dan nasional sebagai salah satu penerima penghargaan Best Managed Company, menunjukkan bahwa saat ini TBIG telah diakui performa nya sebagai salah satu perusahaan terkemuka di Asia.

Selain kategori Best Managed Company, Finance Asia juga memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan dengan kategori Best Corporate Governance, Best Corporate Social Responsibility, Best Investor Relations, Most Committed to a strong Dividend Policy, Best CEO, dan Best CFO.

Finance Asia menyebutkan bahwa para responden di tahun 2013 untuk polling Best Managed Company mempunyai preferensi yang jelas untuk perusahaan-perusahaan tertentu seperti perusahaan telekomunikasi, finance dan properti. TBIG merupakan satu-satunya perusahaan infrastruktur dalam daftar ini dan telah bersaing dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri di Indonesia.

Perusahaan yang masuk dalam daftar 10 besar untuk kategori Best Managed Company 2013 di Indonesia versi Finance Asia adalah: Astra International, Bank Centra Asia, Telkom Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara, Indorama, XL Axiata, Wijaya Kencana, Bank Rakyat Indonesia, Telkomsel, TBIG dan United Tractors.

Tutup
Loading