PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Mengumumkan Kinerja Keuangan Triwulan Ketiga 2021

Posted on 8th December 2021

JAKARTA, 8 Desember 2021 - PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk. ("TBIG") hari ini mengumumkan laporan keuangan interim sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021.

Ikhtisar Keuangan dan Indikator Operasional

TBIG berhasil mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp4.562 miliar dan Rp3.989 miliar untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2021. Jika pencapaian triwulan ketiga ini disetahunkan, maka total pendapatan dan EBITDA Perseroan mencapai Rp6.362 miliar dan Rp5.584 miliar.

Per 30 September 2021, TBIG memiliki 37.983 penyewaan dan 20.049 site telekomunikasi. Site telekomunikasi milik Perseroan terdiri dari 19.938 menara telekomunikasi dan 111 jaringan DAS. Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 37.872, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) Perseroan menjadi 1,90.

Hardi Wijaya Liong, CEO TBIG, mengatakan, “Pertumbuhan organik kami terus kuat karena operator telekomunikasi kami memperkuat jaringan mereka di seluruh negeri. Pada kuartal ketiga tahun ini, kami menambahkan 801 penyewaan kotor organik yang terdiri dari 347 sites telekomunikasi dan 454 kolokasi.”

Per 30 September 2021, total pinjaman (debt) Perseroan, jika pinjaman dalam mata uang US Dollar yang telah dilindung nilai diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya, adalah sebesar Rp27.142 miliar dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp11.416 miliar. Dengan saldo kas yang mencapai Rp842 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp26.300 miliar dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) Perseroan menjadi Rp10.575 miliar. Menggunakan EBITDA triwulan ketiga 2021 yang disetahunkan, maka rasio pinjaman senior bersih terhadap EBITDA adalah 1,9x dan total pinjaman bersih terhadap EBITDA adalah 4,7x.

“Kami memiliki struktur utang yang sangat kuat - sumber pendanaan yang terlindung nilai sepenuhnya, sumber pendanaan yang terdiversifikasi, dan komitmen atas ketersediaan dari pinjaman yang belum ditarik. Pada akhir Oktober, kami menetapkan penawaran surat utang dengan jumlah keseluruhan sebesar US$400 juta dengan tingkat suku bunga 2,80% Surat Utang Tanpa Jaminan Yang Didahulukan, yang merupakan spread paling minimal dari obligasi korporasi non-BUMN Indonesia. Kami juga terus secara reguler mengakses pasar Obligasi Rupiah melalui program Obligasi Rupiah Berkelanjutan V dengan jumlah total hingga Rp15 triliun, yang berlaku sampai Agustus 2023,” tutur Helmy Yusman Santoso, CFO dari TBIG.

 

Mengenai PT Tower Bersama Infrastructure Tbk:

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (“TBIG”), adalah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi bagi penempatan BTS oleh para operator telekomunikasi di Indonesia.

TBIG adalah perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dimiliki oleh Saratoga Group dan Provident Capital.

Untuk keterangan lebih lanjut:

Corporate Secretary:

Helmy Yusman Santoso – Tower Bersama Group

Telp. (62-21) 2924 8900

Email: corporate.secretary@tower-bersama.com

Investor Relations:

Veronica Jordan

Telp. (62-21) 2924 8900

Email: veronica.jordan@tower-bersama.com

Tutup
Loading