PT Tower Bersama Infrastructure Tbk ("TBIG") Mengumumkan Penawaran Obligasi Rupiah

Posted on 18th October 2018

JAKARTA, 18 Oktober 2018 – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk ("TBIG") pada hari ini mengumumkan bahwa Perseroan telah menyelesaikan penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2018 (“Obligasi TBIG III Tahap II”).

Total penerbitan Obligasi TBIG III Tahap II sebesar Rp628 miliar pada tingkat kupon tetap 8,50% untuk tenor 370 hari dan kupon yang dibayarkan setiap kuartal. Obligasi TBIG III Tahap II  adalah setara kewajiban senior tanpa jaminan khusus dari TBIG.  Penggunaan dana dari penawaran ini, setelah dikurangi biaya penerbitan, akan digunakan seluruhnya untuk pembayaran sebagian kewajiban finansial dari Entitas Anak Perseroan, khususnya Pinjaman Revolving sebesar US$ 200 juta dari Credit Facilities yang ada.

Obligasi TBIG III Tahap II telah memperoleh peringkat AA- dari Fitch Indonesia. Obligasi TBIG III Tahap II akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 19 Oktober 2018.

Per 30 Juni 2018, total pinjaman (debt) Perseroan, jika pinjaman dalam mata uang US Dollar yang telah dilindung nilai diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya, adalah sebesar Rp19.688 miliar dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp13.744 miliar. Dengan saldo kas yang mencapai Rp700 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp18.988 miliar dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) Perseroan menjadi Rp13.044 miliar. Menggunakan EBITDA triwulan kedua 2018 yang disetahunkan, maka rasio pinjaman senior bersih terhadap EBITDA adalah 3,6x dan total pinjaman bersih terhadap EBITDA adalah 5,3x. Kami masih terus memiliki ruang untuk menggunakan pinjaman tambahan berdasarkan covenant yang disyaratkan oleh fasilitas bank dan surat utang kami.

“Kami bahagia dapat mengakses pasar obligasi Rupiah pada keadaan di mana suku bunga meningkat dan Rupiah mengalami volatilitas. Obligasi TBIG III Tahap II ini meningkatkan komponen pinjaman Rupiah dalam struktur permodalan kami. Leverage kami saat ini masih jauh di bawah pembatasan obligasi kami untuk tidak lebih tinggi dari 6,25x untuk rasio total pinjaman (yang diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya)  terhadap EBITDA kuartal terkahir yang disetahunkan," komentar Helmy Yusman Santoso, CFO dari TBIG.

“Kami memiliki struktur utang yang sangat kuat – utang yang sepenuhnya terlindung nilai, jangka panjang dan masih banyak ketersediaan komitmen yang belum digunakan. Semua lindung nilai kami tetap efektif pada level kurs Rupiah saat ini.  Kami menjaga strategi lindung nilai kami yang berhati-hati dengan menggunakan instrumen lindung nilai derivatif yang berkelanjutan, dengan perlindungan lebih lanjut melalui USD 40 juta per tahun dari pendapatan USD jangka panjang yang terkontrak," tambah Hardi Wijaya Liong, CEO TBIG.

 ***

Mengenai PT Tower Bersama Infrastructure Tbk:

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (“TBIG”), adalah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi bagi penempatan BTS oleh para operator telekomunikasi di Indonesia. TBIG adalah perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dimiliki oleh Saratoga Group dan Provident Capital.

For more information contact:

Corporate Secretary:

Helmy Yusman Santoso – Tower Bersama Group

Telp. (62-21) 2924 8900

Email: corporate.secretary@tower-bersama.com

Investor Relations:

Veronica Jordan

Telp. (62-21) 2924 8900

Email: veronica.jordan@tower-bersama.com

Tutup
Loading