Tower Bersama Infrastructure (TBiG) Raih Emiten Terbaik Pada Investor Awards 2015
Jakarta, 12 Mei 2015 - Lima perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) masing-masing: PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PP (persero) Tbk, PT Pakuwon Jati Tbk, dan PT Lippo Cikarang Tbk, meraih Investor Awards 2015 dengan predikat ‘Top Performing Listed Companies 2015’. Lima emiten berhasil meraih posisi terbaik karena kinerja fundamental dan teknikal tahun 2014 terbukti unggul diantara 507 emiten yang listing di Bursa Efek Indonesia saat ini. Selain Kinerja Fundamental yang solid, likuiditas perdagangan kelima emiten ini naik signifikan selama April 2014 – Maret 2015.
Pemeringkatan emiten tahun ini mengambil tema “Surviving The Waves of Local & Global Uncertainty”. Tema ini disepakati tim juri, untuk menggali pemahaman dan strategi manajemen emiten menghadapi tantangan lokal maupun global, seiring melemahnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Penguatan dolar memberi tantangan sendiri pada operasional emiten, terutama bagi emiten dengan nilai uang valas dalam jumlah cukup besar, maupun emiten yang mengandalkan bagan baku impor. Bahkan, seiring belum pulihnya perekonomian beberapa negara tujuan ekspor, pendapatan emiten ikut terkena imbas.
Dalam kondisi penuh tantangan, manajemen emiten juga dituntut untuk konsisten menerapkan sistem tata kelola yang baik atau good corporate governance (GCG) maupun risk management. Pada sisi lain, keberhasilan manajemen mengelola perusahaan juga diukur dari kecermatan merumuskan dan mengimplementasikan program Corporate Social Responsibility (CSR). Menurut Dewan Juri, program CSR yang ideal harus diprogramkan secara matang untuk mendukung sustainability perusahaan, bahkan sebagai bagian dari investasi perusahaan. Dengan Demikian, CSR tidak semata aktivitas charity atau bantuan sosial yang momental.
Untuk menetapkan emiten terbaik 2015, Dewan Juri sepakat membuat pengelompokan berdasarkan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun dan dibawah Rp10 triliun. Ketua Dewan Juri Roy Sembel mengatakan, pengelompokan dibuat agar persaingan lebih berimbang. Pada sisi lain, karakteristik perusahaan dengan size usaha lebih besar dengan yang sedang dan kecil relatif berbeda.
Setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria yang telah dirumuskan, yang didahului dengan seleksi awal, dewan juri menetapkan 5 emiten yang mencatat skor tertinggi dari 8 nominasi emiten terbaik 2015. Ke-8 Nominasi emiten terbaik meliputi:
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk, PT Lippo Karawaci Tbk, PT Pakuwon Jati Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Sumarecon Agung Tbk, PT Lippo Cikarang Tbk, serta PT Cowell Development Tbk.
Selain Proses penilaian dari sisi kinerja fundamental dan teknikal, penetapan emitan terbaik dipadukan dengan hasil penilaian dari responden melalui angket serta wawancara Dewan Juri dengan manajemen emiten. Selanjutnya Dewan Juri menetapkan 5 Emiten Terbaik 2015, yang meliputi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PP (persero) Tbk, PT Pakuwon Jati Tbk, dan PT Lippo Cikarang Tbk.
Seleksi Awal
Berdasarkan kesepakatan tim juri, pemeringkatan mengacu pada 9 persyaratan seleksi awal untuk menyaring emiten yang dinilai layak diikutkan dalam pemeringkatan. Persyaratan pertama tentang kepatuhan emiten dalam mempublikasikan laporan keuangan tahun buku 2014. Sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), publikasi laporan keuangan tahunan selambatnya tanggal 31 maret tiap tahun, kecuali emitan dual listing yang diberi toleransi hingga 15 april setiap tahun. Kedua, emiten yang dilibatkan dalam pemeringkatan harus sudah tercatat di BEI sebelum tahun 2014. Ketiga, tidak mendapat opini disclaimer dan adverse dari akuntan publik. Keempat, tidak membukukan rugi bersih dan rugi operasional tahun 2014. Kelima, memiliki ekutias tidak kurang dari Rp50 miliar.
Persyaratan keenam, saham emiten bersangkutan tergolong aktif (selama periode 1 april 2014 – 31 maret 2015 tidak boleh tidak ditransaksikan selama 10 pekan atau lebih). Ketujuh, laporan keuangan emiten yang diperingkat harus bertahun buku desember. Kedelapan, memiliki ekuitas positif selama dua tahun terakhir, dan kesembilan memiliki jumlah pemegang saham lebih dari 200 pihak.
Setelah melalui tahapan seleksi awal terhadap 507 emiten, hanya 246 emiten yang dinyatakan layak peringkat, sedangkan 261 gugur pada tahap seleksi awal. Jumlah yang lolos seleksi awal tahun ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 222 emiten. Dari 261 emiten yang tidak lolos seleksi, ada 77 emiten gugur karena terlambat mempublikasikan laporan keuangan atau menurun dari tahun lalu sebanyak 85 emiten, dan 94 emiten terganjal karena sahamnya tidak aktif diperdagangkan.
Kriteria Pemeringkatan
Setelah melewati tahapan seleksi awal, emiten yang lolos seleksi kemudian diperingkat, mengacu pada delapan kriteria pemeringkatan. Delapan kriteria meliputi: (1) return saham selama satu tahun (1 April 2014 – 31 Maret 2015), (2) Likuiditas saham dan (3) volatilitas saham juga untuk periode yang sama, (4) pertumbuhan penjualan tiga tahun, (5) net operating margin (NM), (6) return on equity (ROE), (7) asset turn over (ATO), dan (8) pertumbuhan laba operasi tiga tahun.
Berdasarkan pada hasil pemeringkatan, ditambah dengan hasil polling terhadap 200 responden (analis, manajer investasi, dana pensiun, asuransi, investor individu, dan pengamat pasar modal) dan interviu direksi peraih nominasi, dewan juri menetapkan lima emiten peraih ‘Top Performing Listed Companies 2015’. Selain lima emiten peraih ‘Top Performing Listed Companies 2014’, juga ditetapkan 14 emiten terbaik per sektor, serta 100 emiten sebagai “100 Best Listed Companies 2014”.
-1739011286283.webp&w=3840&q=75)





