Single header

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Mengumumkan Kinerja Keuangan Semester Pertama 2013

JAKARTA, 1 Agustus 2013 - PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk. ("TBIG") hari ini mengumumkan laporan keuangan interim enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2013.

Ikhtisar Keuangan dan Indikator Operasional
TBIG berhasil mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp1.271 miliar dan Rp1.041 miliar untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30Juni 2013. Pendapatan meningkat 96% dan EBITDA meningkat 102% jika dibandingkan dengan periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2012. Jika triwulan kedua ini disetahunkan (second quarter 2013 results on an annualized basis), maka total pendapatan Perseroan mencapai Rp2.615 miliar, atau terjadi peningkatan 52% dibandingkan pencapaian periode penuh tahun 2012. EBITDA disetahunkan berdasarkan triwulan kedua mencapai Rp2.136 miliar, atau terjadi peningkatan 53% dibandingkan pencapaian periode penuh tahun 2012.

Per 30 Juni 2013, total pinjaman (debt) Perseroan sebesar Rp10.840 miliar dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp7.852 miliar sedangkan dengan saldo kas yang mencapai Rp1.536 miliar, total pinjaman bersih menjadi Rp9.304 miliar dan total pinjaman senior bersih Perseroan menjadi Rp6.316 miliar.

Rasio pinjaman senior (net senior debt) bersih terhadap EBITDA triwulan kedua yang disetahunkan adalah 2,96x, dan rasio pinjaman bersih (net debt) terhadap EBITDA triwulan kedua yang disetahunkan adalah 4,35x, dimana rasio-rasio tersebut masih lebih rendah jika dibandingkan dengan rasio yang disyaratkan dalam perjanjian pinjaman Perseroan.

TBIG memiliki 15.293 penyewaan dan 9.308 site telekomunikasi per 30 Juni 2013. Site telekomunikasi milik Perseroan terdiri dari 7.924 menara telekomunikasi, 1.040 shelter-only, dan 344 jaringan DAS. Dengan angka total  penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 13.909, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) Perseroan menjadi 1,76.

“Hasil triwulan kedua 2013 ini menunjukkan bahwa kami tetap berfokus dalam pencapaian hasil operasional yang cemerlang dan penyelesaian pembangunan menara telekomunikasi yang tepat waktu. Kami berhasil menambah 974 penyewaan dari pertumbuhan organik. Dan untuk mendanai  pembangunan organik dalam skala besar ini, kami telah bekerjasama dengan para kreditur agar tetap tersedia pendanaan yang kompetitif, termasuk mendiversifikasikan sumber pendanaan kami melalui penjualan perdana surat utang jangka panjang dalam mata uang USD pada bulan April  2013 kemarin.”, komentar Hardi Wijaya Liong, CEO TBIG


Mengenai PT Tower Bersama Infrastructure Tbk:
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (“TBIG”), adalah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi bagi penempatan BTS oleh para operator telekomunikasi di  Indonesia. Hingga 30 Juni 2013, TBIG memiliki dan mengoperasikan 9.308 sites dengan 15.293 penyewaan. TBIG adalah perusahaan yang sahamnya tercatat di  Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dimiliki oleh Saratoga Group dan Provident Capital.