PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Mengumumkan Kinerja Keuangan Semester Pertama 2014
JAKARTA, 20 Agustus 2014 - PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk. ("TBIG") hari ini mengumumkan laporan keuangan interim enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2014.
Ikhtisar Keuangan dan Indikator Operasional
TBIG berhasil mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp1.581 miliar dan Rp1.299 miliar untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2014. Pendapatan meningkat 24.4% dan EBITDA meningkat 24.8% jika dibandingkan dengan periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2013. Jika triwulan kedua ini disetahunkan, maka total pendapatan Perseroan mencapai Rp3.201 miliar, atau terjadi peningkatan 19% dibandingkan pencapaian periode penuh tahun 2013. EBITDA disetahunkan berdasarkan triwulan kedua mencapai Rp2.630 miliar, atau terjadi peningkatan 19.3% dibandingkan pencapaian periode penuh tahun 2013.
Per 30 Juni 2014, total pinjaman (debt) Perseroan, jika bagian pinjaman dalam mata uang US Dollar diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya, adalah sebesar Rp13.672 miliar dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp9.812 miliar. Dengan saldo kas yang mencapai Rp814 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp12.858 miliar dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) Perseroan menjadi Rp8.998 miliar.
Rasio pinjaman senior bersih (net senior debt) terhadap EBITDA triwulan kedua yang disetahunkan adalah 3,42x, dan rasio pinjaman bersih (net debt) terhadap EBITDA triwulan kedua yang disetahunkan adalah 4,89x. Ini berarti TBIG masih mempunyai ruang untuk pendanaan lebih lanjut berdasarkan rasio yang disyaratkan dalam perjanjian pinjaman perseroan serta obligasi beredenominasi Dollar Amerika dan Rupiah.
TBIG memiliki 18.028 penyewaan dan 11.266 site telekomunikasi per 30 Juni 2014. Site telekomunikasi milik Perseroan terdiri dari 10.159 menara telekomunikasi, 977 shelter-only, dan 130 jaringan DAS. Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 16.921, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) Perseroan menjadi 1,67.
“Kuartal kedua ini merupakan kuartal dengan pertumbuhan organik yang tinggi, dimana kami menambah sebanyak 930 tenant yang termasuk di antaranya 782 site telekomunikasi build-to-suit. Kami berkomitmen untuk menyediakan layanan konsumen terbaik untuk pelanggan kami”, komentar Hardi Wijaya Liong, CEO TBIG
Mengenai PT Tower Bersama Infrastructure Tbk:
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (“TBIG”), adalah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi bagi penempatan BTS oleh para operator telekomunikasi di Indonesia. TBIG adalah perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dimiliki oleh Saratoga Group dan Provident Capital.
Untuk informasi lebih lengkap, mohon hubungi:
Corporate Secretary:
Helmy Yusman Santoso – Tower Bersama Group
Telp. (62-21) 571 1946
Email: corporate.secretary@tower-bersama.com
Investor Relations:
Email: investor.relations@tower-bersama.com





