Single header

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Mengumumkan Kinerja Keuangan Triwulan Ketiga 2014

JAKARTA, 10 November 2014 - PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk. ("TBIG") hari ini mengumumkan laporan keuangan interim sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2014.

Ikhtisar Keuangan dan Indikator Operasional
TBIG berhasil mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp2.432 miliar dan Rp1.998 miliar untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2014. Pendapatan meningkat 24.4% dan EBITDA meningkat 24.8% jika dibandingkan dengan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2013. Jika triwulan ketiga ini disetahunkan, maka total pendapatan Perseroan mencapai Rp3.402 miliar, atau terjadi peningkatan 26.4% dibandingkan pencapaian periode penuh tahun 2013. EBITDA disetahunkan berdasarkan triwulan ketiga mencapai Rp2.795 miliar, atau terjadi peningkatan 26.7% dibandingkan pencapaian periode penuh tahun 2013.

Per 30 September 2014, total pinjaman (debt) Perseroan, jika bagian pinjaman dalam mata uang US Dollar diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya, adalah sebesar Rp13.508 miliar dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp9.648 miliar. Dengan saldo kas yang mencapai Rp584 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp12.924 miliar dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) Perseroan menjadi Rp9.064 miliar.

Rasio pinjaman senior bersih (net senior debt) terhadap EBITDA triwulan ketiga yang disetahunkan adalah 3,24x, dan rasio pinjaman bersih (net debt) terhadap EBITDA triwulan ketiga yang disetahunkan adalah 4,63x. Ini berarti TBIG masih mempunyai ruang untuk pendanaan lebih lanjut berdasarkan rasio yang disyaratkan dalam perjanjian pinjaman perseroan serta obligasi beredenominasi Dollar Amerika dan Rupiah.

TBIG memiliki 18,802 penyewaan dan 11,686 site telekomunikasi per 30 September 2014. Site telekomunikasi milik Perseroan terdiri dari 10.623 menara telekomunikasi, 967 shelter-only, dan 96 jaringan DAS. Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 17.739, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) Perseroan menjadi 1,67.

“Kami telah menyelesaikan 1,774 site telekomunikasi build-to-suit baru selama sembilan bulan di tahun ini dimana angka pertumbuhan ini hampir setara dengan pertumbuhan site yang dicapai di tahun penuh 2013. Di kuartal ini, kami juga menandatangani perjanjian penukaran saham dengan PT Telkom atas saham di PT Dayamitra Telekomunikasi yang akan mempererat hubungan kami dengan Telkom.”, komentar Hardi Wijaya Liong, CEO TBIG


Mengenai PT Tower Bersama Infrastructure Tbk:
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (“TBIG”) adalah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi bagi penempatan BTS oleh para operator telekomunikasi di Indonesia. TBIG adalah perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dimiliki oleh Saratoga Group dan Provident Capital.