Single header

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Mengumumkan Kinerja Keuangan tahun 2020

JAKARTA, 27 April 2021 – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk ("TBIG") pada hari ini mengumumkan laporan keuangan yang telah diaudit untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

Ikhtisar Keuangan dan Indikator Operasional

TBIG berhasil mencatatkan pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp5.328 miliar dan Rp4.617 miliar untuk periode satu tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Marjin EBITDA Perseroan tetap pada 86,7% untuk tahun 2020. Jika hasil triwulan keempat 2020 disetahunkan, maka total pendapatan Perseroan mencapai Rp5.562 miliar dan EBITDA mencapai Rp4.851 miliar.

Per 31 Desember 2020, TBIG memiliki 31.850 penyewaan dan 16.265 site telekomunikasi. Site telekomunikasi milik Perseroan terdiri dari 16.155 menara telekomunikasi dan 110 jaringan DAS. Dengan total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 31.740, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) Perseroan menjadi 1,96.

Hardi Wijaya Liong, CEO TBIG, mengatakan “Kami dengan bangga mengumumkan tahun pertumbuhan yang sangat baik, di mana kami menambahkan 3.608 penyewa gross yang terdiri dari 835 sites telekomunikasi dan 2.773 kolokasi. Dengan pesanan kolokasi yang kuat, rasio kolokasi (tenancy ratio) kami telah meningkat menjadi 1,96x, dari 1,85x pada akhir tahun 2019. Selain itu, akuisisi 3.000 menara yang baru saja selesai akan segera berkontribusi pada arus kas kami."

Hardi menambahkan, “Dengan situasi COVID-19 yang sedang berlangsung, kami terus mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan karyawan, pelanggan, dan masyarakat sekitar kami. Fokus kami adalah untuk beroperasi secara efisien dan mendukung pelanggan telekomunikasi kami dimana mereka memadatkan jaringan komunikasi nirkabel di Indonesia.”

Per 31 Desember 2020, total pinjaman (debt) Perseroan, di mana pinjaman dalam Dollar Amerika yang telah dilindung nilai diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya, adalah sebesar Rp22.922 miliar dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp9.966 miliar. Dengan saldo kas yang mencapai Rp947 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp21.975 miliar dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) Perseroan menjadi Rp9.019 miliar.  Rasio pinjaman senior bersih (net senior debt) terhadap EBITDA triwulan keempat 2020 yang disetahunkan adalah 1,9x, dan rasio pinjaman bersih (net debt) terhadap EBITDA triwulan keempat yang disetahunkan adalah 4,5x dimana kami masih memiliki ruang untuk menggunakan pinjaman tambahan berdasarkan covenant yang disyaratkan oleh fasilitas bank dan surat utang kami.

“Pada kuartal pertama 2021, kami berhasil membiayai kembali fasilitas pinjaman bank yang ada serta mengakses pasar obligasi USD dan IDR. Ini termasuk obligasi USD dengan peringkat layak investasi, surat utang senior tanpa jaminan senilai USD300 juta berjangka waktu 5 tahun, 2,75% yang jatuh tempo pada tahun 2026. Berbagai transaksi pasar modal ini secara substansial telah memperpanjang jatuh tempo utang kami dan secara material akan mengurangi biaya keuangan kami. Bisnis ini memiliki arus kas operasional yang kuat dan kami memiliki cukup Fasilitas Kredit Revolving yang berkomitmen dan belum ditarik,” komentar Helmy Yusman Santoso, CFO TBIG.

“Bisnis kami terus menunjukkan ketahanannya dengan pendapatan kontrak yang terjamin dan berjangka panjang dari operator telekomunikasi berperingkat tinggi. Dengan fokus pada efisiensi operasional, marjin EBITDA kami juga meningkat dari 85,4% pada 2019 menjadi 86,7% pada akhir tahun 2020. Selain itu, kami mempertahankan strategi lindung nilai yang berhati-hati dengan menggunakan instrumen lindung nilai derivatif yang sesuai dengan jangka waktu utangnya,” kata Helmy.

 

Mengenai PT Tower Bersama Infrastructure Tbk:
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (“TBIG”), adalah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi bagi penempatan BTS oleh para operator telekomunikasi di Indonesia. TBIG adalah perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dimiliki oleh Saratoga Group dan Provident Capital. 

Untuk keterangan lebih lanjut:

Corporate Secretary:
Helmy Yusman Santoso – Tower Bersama Group
Telp. (62-21) 2924 8900
Email: 
corporate.secretary@tower-bersama.com

Investor Relations:
Veronica Jordan
Telp. (62-21) 2924 8900
Email:
veronica.jordan@tower-bersama.com