Tower Bersama Infrastructure Tbk Mengumumkan Kinerja Keuangan per 30 Juni 2011
JAKARTA, 29 Juli 2011 - PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk (“TBIG”) hari ini mengumumkan laporan keuangan interim semester pertama yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2011.
Ikhtisar Keuangan dan Indikator Operasional
Selama semester pertama tahun 2011, TBIG berhasil mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp440,5 miliar dan Rp344,7 miliar atau peningkatan pendapatan sebanyak 57% dan peningkatan EBITDA sebanyak 64% dibanding hasil semester pertama 2010.
Jika disetahunkan dengan basis triwulan kedua (current quarter annualized basis) maka total pendapatan Perseroan mencapai Rp 906,0 miliar, atau meningkat 35% dibanding pendapatan konsolidasi 2010. Demikian juga EBITDA yang disetahunkan mencapai Rp 712,1 miliar, atau meningkat 39% dibanding EBITDA konsolidasi 2010. Total hutang (gross debt) per 30 Juni 2011 adalah Rp2.368,8 miliar sedangkan saldo kas mencapai Rp376,4 miliar, sehingga jumlah hutang bersih Perseroan menjadi Rp1.992,4 miliar. Dengan demikian, rasio hutang bersih terhadap EBITDA disetahunkan adalah 2,8x. Rasio hutang bersih terhadap EBITDA ini lebih rendah jika dibandingkan dengan rasio yang disyaratkan dalam perjanjian pinjaman Perseroan.
TBIG memiliki 5.381 penyewaan dan 3.610 site telekomunikasi per 30 Juni 2011. Site telekomunikasi milik Perseroan terdiri dari 2.493 menara telekomunikasi, 707 shelter-only, dan 410 jaringan DAS. Dengan total penyewaan atas site menara sebanyak 4.264, TBIG memiliki rasio kolokasi (tenancy ratio) sebesar 1,71.
“Pertumbuhan EBITDA sebanyak 64% dibandingkan dengan hasil semester pertama tahun 2010 adalah sesuatu yang sangat memuaskan. Kami telah menambah 652 penyewaan selama semester pertama tahun 2011 dan menandatangani perjanjian jual-beli bersyarat dengan PT Mtrayasa Sarana Informasi (“Infratel”) untuk mengakuisisi 672 penyewaan beserta order book. Akuisisi tersebut akan difinalisasi pada triwulan ketiga 2011 dan akan meningkatkan jumlah penyewaan TBIG menjadi 6.053 dan jumlah sites menjadi 4.205. Akuisisi tersebut akan menambah pendapatan TBIG lebih dari 10%. Sebagian dari hasil akuisisi tersebut akan terlihat pada hasil triwulan ketiga 2011 dan selanjutnya. Order book signifikan yang kami miliki memberikan TBIG keyakinan untuk melanjutkan pertumbuhan yang kokoh”, jelas Helmy Yusman Santoso, Chief Financial Officer.
Mengenai PT Tower Bersama Infrastructure Tbk:
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (“TBIG”), adalah perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi bagi penempatan BTS oleh para operator telekomunikasi di Indonesia. Hingga 30 Juni 2011, TBIG memiliki dan mengoperasikan 3.610 site dengan 5.381 penyewaan, dan jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan tingginya permintaan dari operator telekomunikasi. TBIG adalah perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dimiliki oleh Saratoga Group dan Provident Capital.
Untuk informasi lebih lengkap, mohon hubungi:
Corporate Secretary:
Helmy Yusman Santoso – Tower Bersama Group
Telp. (62-21) 571 1946
Email: corporate.secretary@tower-bersama.com
Investor Relations:
Email: investor.relations@tower-bersama.com





